Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Tugas Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Januari 2013

Pengembangan Alinea



 MAAG





Penyakit maag atau juga dikenal dengan nama gastritis adalah suatu  kondisi medis di mana terjadi pembengkakan, peradangan atau iritasi pada lapisan lambung.
 Penyakit ini pada umumnya menyerang secara tiba-tiba dan berlangsung singkat.Namun ada kalanya juga merupakan bagian dari sebuah penyakit medis yang serius dan berlangsung cukup lama. Kebanyakan orang menganggap penyakit maag sebagai gangguan penyakit yang ringan dan tidak terlalu mengkhawatirkan.
Pengobatan penyakit maag dapat dilakukan dengan meninggalkan gaya hidup yang buruk dan mulai hidup sehat, pengobatan medis modern dan juga pengobatan alternatif atau tradisional.Penyakit maag pada dasarnya dibagi menjadi dua kategori.
Penyakit maag akut dan penyakit maag kronis. Penyakit maag yang disebabkan oleh bakteri ini (Helicobacter pylori ) dikategorikan sebagai penyakit maag kronis.
Selain penyakit maag kronis, penyakit maag yang paling banyak didapati di masyarakat adalah penyakit maag akut. penyakit maag akut dapat diobati dengan mudah asalkan benar-benar bersedia merubah gaya hidup anda menjadi lebih baik dan lebih sehat.
Penyebab sakit maag banyak yaitu,meningkatnya cairan asam lambung, mengkonsumsi alkohol,terlalu banyak makan atau terlalu banyak mengkonsumsi makanan panas dan pedas,Merokok juga salah satu penyebab maag,kopi dan minuman lain yang mengandung kafein,kecemasan dan tingkat stress yang tinggi.Akibatnya kalau kita sudah kena maag. Karena bila anda menderita sakit maag dan tidak segera diatasi ada penyakit lain yang menghantui Anda. Hati hati dengan bahaya penyakit maag, karena bisa jadi menimbulkan gejala kanker lambung.
Penyakit maag merupakan kondisi yang sangat mengganggu aktivitas dan bila tidak ditangani dengan tepat, dapat berakibat fatal. Sakit maag juga paling banyak dialami oleh mereka yang masih dalam usia produktif. Karena itu penyakit ini tidak pandang usia.





Keterangan : 
Menggunakan Metode Definisi pada paragraf 1 dan Metode Sebab-Akibat pada paragraf 2

Rabu, 07 November 2012

Menganalisa Artikel

Jenasah Warga Rusia Korban Sukhoi Diterbangkan Besok


Pesawat yang membawa jenasah akan lepas landas tanggal 24 Mei.Sebuah pesawat milik kementerian darurat Rusia akan membawa pulang jenasah warga Rusia yang meninggal dalam kecelakaan Superjet Sukhoi-100.

Jenasah akan diterbangkan ke Moskow pada 24 Mei, demikian disampaikan juru bicara kementerian industri dan perdagangan Rusia.


Pukul 10.00 pagi, jenasah korban kecelakaan diserahterimakan secara resmi kepada pihak keluarga dan perwakilan kedutaan Rusia dan Amerika Serikat di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.


"Sertifikat kematian dari rumah sakit, sertifikat protokol pembalseman, identifikasi dan pemeriksaan dari delapan warga Rusia yang tewas, telah diserahkan kepada misi diplomatik Rusia," kata jurubicara itu.


Kedutaan Besar Rusia di Jakarta segera menerbitkan sertifikat kematian dan dokumen yang menyertainya.


"Diharapkan pesawat RA-76840 kementerian darurat Rusia yang membawa jenasah akan lepas landas dari Jakarta pada 24 Mei," kata juru bicara tersebut menambahkan.


Sukhoi Superjet-100 Rusia, pesawat regional dengan 100 kursi penumpang dirancang dan diproduksi oleh Sukhoi Civil Aircraft dengan bantuan Alenia Aermacchi, jatuh di Indonesia, saat melakukan demo penerbangan pada 9 Mei.


Pesawat naas itu menghantam lereng bebatuan Gunung Salak di Jawa Barat, Indonesia.


Sebanyak 45 orang yang berada di dalam pesawat, termasuk delapan warga Rusia, 35 warga Indonesia, seorang warga negara Prancis dan Amerika Serikat, tewas.


Rekaman dari kokpit jet tidak menemukan tanda-tanda kegagalan sistem avionik.


Sistem peringatan kecelakaan darat T2CAS beroperasi selama penerbangan, dan memberikan para awak pesawat tentang bahaya pendekatan ke tanah.

 

Kata yang Salah
Kata yang Benar
Jenasah
Jenazah

 
Sumber:http://www.beritasatu.com/dunia/49701-jenasah-warga-rusia-korban-sukhoi-diterbangkan-besok.html 

Minggu, 07 Oktober 2012

Bahasa Indonesia di Negara Lain




Mahasiswa AS Antusias Mempelajari Bahasa Indonesia

Sejak Minggu (17/6), sebanyak 29 mahasiswa dari Amerika Serikat belajar bahasa Indonesia selama dua bulan di Universitas Negeri Malang. Mereka merupakan mahasiswa pilihan dari program Critical Language Scholarship yang diselenggarakan Pemerintah AS. CLS merupakan program beasiswa dari Pemerintah Amerika Serikat untuk mendanai pembelajaran bahasa yang dianggap kritis.
      Amerika Serikat menganggap Indonesia memiliki penduduk banyak, tetapi warga AS yang bisa berbahasa Indonesia hanya sedikit. Oleh karena itu, bahasa Indonesia dianggap kritis dan diselenggarakanlah Critical Language Scholarship (CLS) ini. Tujuan CLS membuat mahasiswa peserta program ini mampu berbahasa Indonesia secara baik. Mereka yang terpilih ikut program CLS mulai dari mahasiswa program sarjana (S-1) hingga pascasarjana (S-3).
    Program BIPA merupakan salah satu konsentrasi ilmu dari Jurusan Sastra Indonesia yang fokus untuk mewadahi mahasiswa asing belajar bahasa Indonesia.
Sistem tutorial
     Setiap mahasiswa CLS dibimbing dua tutor yang merupakan mahasiswa UM. Ada seleksi khusus oleh pihak BIPA untuk memperoleh tutor berkualitas.
     Para tutor harus memberi contoh pelafalan ejaan b, p, d, t, k, g, dan r. Huruf-huruf tersebut paling sulit diucapkan peserta CLS yang baru mengenal bahasa Indonesia.
     Peserta CLS dari sejumlah universitas di AS itu tampak antusias belajar bahasa Indonesia. Dari AS ada sekitar 160 mahasiswa yang ikut seleksi program ini, tetapi hanya terpilih 29 orang.
    Alasan peserta CLS mempelajari bahasa Indonesia beragam. Di antara mereka ada yang ingin mempelajari ekonomi di Indonesia, meneliti kebersamaan dan pluralisme agama di negara kita, serta ada pula yang tertarik meneliti Muslim di Indonesia. Untuk keperluan itu mereka harus belajar bahasa Indonesia agar bisa mengenal dan berkomunikasi dengan para narasumber. (Ardi Wina Saputra, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Universitas Negeri Malang; dan tutor program CLS 2012). 
    Warga asing saja antusias belajar bahasa indonesia,tapi terkadang kita sebagai warga indonesia sendiri suka malas belajar bahasa Indonesia.Seharusnya kita harus lebih antusias belajar bahasa Indonesia daripada warga asing,karena kita adalah warga Indonesia yang harus lebih mencintai bahasa kita sendiri.

Sumber: